BELAWAN | DNA – Hinggakini pihak Polres Pelabuhan Belawan masih terus mencari tahu tersangka pelaku penembak aktivis anti korupsi Muktar Effendi (41), bahkan sudah memeriksa serta meminta keterangan dari 8 saksi terkait kejadian tersebut.Selasa (10/03/2015).
Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Aswin Sipayung yang diwawancarai usai pemaparan penangkapan judi dindong (Jakpot) di Mapolres Pelabuhan Belawan Senin (09/02/2015) kemarin mengaku, pihaknya terus melakukan penyelidikan dan mengindentifikasi bahkan telah mengelar rekontruksi atau reka ulang kejadian di sekitar lokasi peristiwa.
“Kalau sejumlah alat bukti sudah terindentifikasi dan terpenuhi maka akan ditetapkan para tersangka pelakunya, akantetapi tersangka belum terindentifikasi akantetapi bakal mengarah kesana, mohon kesabarannya ya,” Ungkap kapolres sembari mengaku telah memeriksa 8 saksi diantaranya Kepling I jalan pancing Kelurahan Besar, sejumlah CCTV yang ada di sekitar lokasi kejadian, tukang tambal bang maupun pemilik warung di sekitar lokasi kejadian.
Sebelumnya, Ketua Gerakan Rakyat Brantas Korupsi Sumut (Gerbraksu) Saharuddin didampingi unsur kepengurusan lainnya mendesak pihak kepolisian guna mengungkap pelaku penembakan terhadap aktivis Mukhtar Effendi yang sempat terbaring di RS.Delima Martubung guna mendapatkan perawatan medis.
Saharuddin menduga teror penembakan terhadap kediamannya di Jalan Pancing 5 Lingkungan 2 Gang Iman Kelurahan Besar Kecamatan Medan Labuhan tersebut ada kaitannya dengan sejumlah aksi yang mereka gelar guna memberantas korupsi yang ada di kota Medan maupun di Dinas PU Bina Marga Sumut.
Menurut Saharuddin, ada 3 hal dugaan penyebab teror dialami mereka kemungkinan terkait aksi protes Gerbraksu terhadap kasus dugaan korupsi perjalanan dinas Pemkab Langkat yang melibatkan mantan ketua DPRD Langkat, kedua terkait masalah protes penjualan gedung juang 45 atau gedung nasional yang berada di sambu Jalan Sutomo Ujung kepada pihak ketiga, dan ketiga kemungkinan kecil terkait rencana pelantikan Laskar Anti Korupsi 45 Kota Medan serta pertemuan silaturahmi nasional anak bangsa yang rencananya dihadiri seluruh aktivis se-Indonesia di Sibolangit.
Kejadian penembakan itu disaat Minggu dinihari (15/02/2015) sekira pukul 01.30 WIB, ketika itu kami hendak berangkat ke Sibolangit dalam rangka pertemuan aktivis seluruh Indonesia pada 20 Februari 2015 mendatang, kediamanku didatangi 4 OTK bersepeda motor matic sembari berpura-pura bertanya.
Para pelaku langsung secara membabi buta menembaki Mucktar tanpa sempat menjawab.Mungkin sasarannya kepada saya namun waktu itu saya masih berada di dalam rumah, akan tetapi Wakil ketua Gerbraksu Mukhtar Effendi (41) yang ditembaki hingga mengalami luka tembakan di bagian paha dan tangan sebelah kiri.Ungkap Saharuddin yang menduga pelaku merupakan penembak bayaran tersebut.(Goes/Lbh).
Belum ada tanggapan untuk "Polisi Buru Penembak Aktivis Anti Korupsi, 8 Saksi Diperiksa"
Posting Komentar